Image of Hoegeng

Buku

Hoegeng



"Kita sudah kehilangan harta dan segala-galanya, Geng. Yang tinggal hanya nama baik, itu saja yang perlu dipelihara."

Pesan sang ayah terus melekat di benak Hoegeng. Ia sepenuhnya sadar bahwa integritasnya terhadap penegakan hukum telah menciptakan banyak musuh. Tapi apakah orang yang hidup lurus, mesti kurus di zaman ini?

Ketika pertama kali ditugaskan sebagai Kepala Reskrim di Sumatera Utara, Hoegeng mengangkut keluar segala perabotan mewah yang disediakan cukong judi dan meletakkannya di pinggir jalan. Tak hanya itu, Ia bahkan berani berbenturan langsung dengan Robby Tjahyadi, pelaku kejahatan ekonomi yang kala itu termasuk orang yang paling berpengaruh.

Tak heran jika Gus Dur pernah berkelakar, bahwa hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: patung polisi, polisi tidur, dan Hoegeng. Ia adalah teladan terbaik bagi kita semua, yang ingin bersatu melawan ketidakadilan di Indonesia.


Ketersediaan

HHS00254923.5 SAN h C.1Rak 900 Geografi & Sejarah (Perpustakaan HHS)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
923.5 SAN h
Penerbit Bentang : Indonesia.,
Deskripsi Fisik
xviii + 342p; 13 x 20,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-7888-00-5
Klasifikasi
923.5
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Edisi Pertama
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Mohon maaf sementara ini tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this